Aluminium Alloy

28 12 2011

Salam.

Artikel ini semula merupakan comment pada halaman Forum Casting Defect, namun karena isinya lebih tepat untuk diletakkan pada Forum non Ferro, maka kami pindahkan kehalaman baru berjudul Aluminium Alloy.

Kepada Sdr.  PPIC, atas kontribusinya diucapkan terimakasih. Dan kepada rekan-rekan praktisi/akademisi baik anggota HAPLI ataupun non anggota yang juga ingin menyumbangkan artikel nya, dipersilakan untuk mengirimkan dalam format doc atau docx kealamat mail: hapli.weblog@yahoo.co.id dalam attachement.

Selamat berdiskusi.


Actions

Information

7 responses

23 03 2012
luis

email saya sudah dibaca?

minta nomor hpny boleh?
saya mau tanya-tanya lebih lanjut tentang injecting.

28 08 2014
Dadang Rustandi

Selamat siang pak Wid,

Boleh minta penjelasan mengenai langkah2 proses pada Peleburan Aluminium

29 08 2014
R. Widodo

Yth mas Dadang

Secara umum peleburan Al/Al paduan adalah:
a. Persiapan tungku
b. Sortir bahan baku (kebersihan maupun kebutuhan komposisi)
c. Pemuatan dan pencairan
d. Degassing
e. Grain refining atau modifikasi (sesuai yang dibutuhkan)
f. Tapping/pouring

Sebagai pedoman dan penjelasan setiap langkah proses silakan Anda link ke: https://hapli.wordpress.com/non_ferro/pedoman-peleburan-alal-paduan/ dan https://hapli.wordpress.com/non_ferro/menghindari-gas-pada-al-paduan/

Semoga membantu

29 08 2014
Dadang Rustandi

Yth Pak Widodo,

terima kasih infonya,

dari tulisan pak wid pernah menyampaikan :
Urutan proses mpeleburan aluminium adalah sbb:
1. Masukkan 1/2 bagian covering flux Anda.
2. Masukkan bahan baku Al
3. Lakukan peleburan hingga semua baha baku mencair
4. Singkirkan terak dengan hati2 agar tidak tenggelam.
5. Lakukan degassing (caranya dengan mencelupkan kedasar tanur dengan menggunakan alat pencelup.
6. Singkirkan terak dengan hati2.
7. taburkan sisa covering flux
8. Seting temperatur cor.
9. Cairan siap cor.

yang saya tanyakan di no 1, apakah coverflux dimasukan pada furnace yang kosong, jikalau begitu Flux tersebut akan hilang dengan sendirinya karena terbakar / ketiup oleh Blower

Mohon pencerahan,

Salam,
dadang

29 08 2014
R. Widodo

Yth mas Dadang

Dari pertanyaan Anda, saya asumsikan Anda melakukan peleburan secara reverbatory (api disemburkan langsung kepermukaan bahan), sehingga Anda mengkhawatirkan flux yang dimasukkan diawal peleburan akan terbang terhembus blower.

Tujuan dari flux yang dimasukkan didasar tungku adalah:
1. Flux akan mencair bersama dengan aluminum.
2. flux bereaksi dengan H2 dan mengikat berbagai inklusi disetiap lelehan cairan.
3. Pada akhir peleburan akan didapatkan cairan yang bebas dari H2 dan inklusi.
4. Flux yang ditaburkan terakhir berfungsi untuk menarik sisa H2 dan inklusi didekat permukaan agar keluar dan mencegah masuknya H2 baru dari udara.

Untuk proses reverbatory, tentu pemuatan bahan baku harus disiasati sedemikiar rupa agar melindungi flux dibawahnya dari tiupan blower.

Semoga membantu.

29 08 2014
Dadang Rustandi

Yth Pak Widodo,

Terima kasih banyak infonya
apa ada referensi yang digunakan untuk proses seperti diatas (Flux dimasukan diawal peleburan)

salam,
Dadang Rustandi

29 08 2014
R. Widodo

Yth mas Dadang

Coba lihat di T.A. Utigard, K. Friesen, R.R. Roy, J. Lim, A. Silny, and C. Dupuis (The Properties and Uses of Fluxes in Molten Aluminum Processing) November 1998

Semoga membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: